Rabu, 31 Agustus 2016

PARIWISANTAI #1 | Ranger WP Jelajah Cisarua



Kawan yang tertaut doa senantiasa,

Kita mau ke mana? Mau ke mana kita? Ke mana mau kita. Selama masih bisa bebas meski sekilas, dari rutinitas berposisi tugas, berpolusi buas, menuju hamparan segar hijau luas. Keluar, bubar sebentar, untuk nanti kembali berputar, memutar ke arah yang mengantar kita, ke lokasi menawan rekomendasi kawan, untuk wan dan puan sepanjang mata memandang. Sebab lama di kandang menumpulkan kuku, tak lagi kokoh dan kukuh, limbung terhuyung, tak sedang teguh, melemahkan paruh, membuncitkan perut, pengap, kerap menguap, menjadi gagap lantas tak siap, hingga terlupa sigapnya sayap. Maka terbanglah, bujang, terbang. Jemput jamanmu. 


Selasa, 02 Agustus 2016

Seminar Leksikografi: Bersama Atasi Kepunahan Bahasa

| dok. Rosida T. Manurung |
Tidak ada yang tidak punah, termasuk bahasa-bahasa daerah. Sepakat. Namun ikhtiar harus terus berjalan. “Semua juga akan punah, tapi tidak secepat itu”, tandas Kepala Badan Bahasa, Kemendikbud, Prof. Dr. Dadang Sunendar dalam Pembukaan Seminar Leksikografi Indonesia: “Tantangan Leksikografis Bahasa-Bahasa Daerah di Indonesia”, Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, [26/7/16].*