Selasa, 18 Februari 2014

shalat berhadiah untuk the swing ummah

  
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan menyediakan hadiah berupa berangkat haji, umrah, dan mobil Toyota Innova milik pribadinya bagi warga daerah itu jika rajin shalat dzuhur berjamaah di Masjid Agung At-Taqwa tiap hari Rabu. Tentu tidak semudah itu.  Sang walikota mengajukan syarat dan ketentuan yang berlaku.


Jumat, 24 Januari 2014

Kemarin Ustadz Muda. Hari Ini Kiyai Sepuh.

Kemarin seorang ustadz muda meninggal. Hari ini seorang kiyai sepuh berpulang. dan saya masih diberi kesempatan untuk menuliskannya ...



Senin, 09 Desember 2013

Jangan Mau Jadi Objek Rating!

Tantangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam kepengurusan baru (Periode 2013-2016) adalah menghadapi konstruksi industri penyiaran nasional hari ini, yang sebagian besar belum sadar soal informasi mendidik. “Kami punya keinginan merubah paradigma industri penyiaran tidak pada orientasi rating. Kalau baca UU Penyiaran, tujuan lembaga penyiaran yang pertama adalah integrasi nasional, kemudian membentuk watak bangsa yang beretika dan beragama, dan seterusnya. Sedang fungsi pertumbuhan ekonomi di urutan akhir. Tapi yang terjadi sekarang sebaliknya,” ungkap Ketua KPI Pusat, Judhariksawan, dalam Workshop Radio dan TV Komunitas, Avara Lounge & Function Hall, Rasuna Epicentrum, Jakarta (9/12/13).

Senin, 11 November 2013

bab hantamnya jilbab hitam






apa sih yang lagi trending topic di twitland? oh. ada nih. JILBAB HITAM. apa tuh? ada apa dengan jilbab hitam? ia adalah id salahseorang kompasianer yang menurunkan tulisan mengerikan dan brutal, berjudul Mengerikan dan Brutal, TEMPO dan KataData ‘Memeras’ Bank Mandiri dalam Kasus SKK Migas? yang beberapa saat kemudian dihapus.

 http://politik.kompasiana.com/2013/11/11/tempo-dan-katadata-memeras-bank-mandiri-dalam-kasus-skk-migas-608439.html?


Minggu, 01 September 2013

Untuk Truk Pembawa Cinta, Harapan, dan Konsistensi


Judul : Di Bawah Bendera Merah
Penulis : Mo Yan
Penerjemah : Fahmy Yamani 
Penerbit : PT. Serambi Ilmu Semesta
Cetakan : I, Juli 2013

Sebagian orang anggap cerita orangtua bisa sangat membosankan. Bagiku, sebosan apapun, selalu ada petikan pelajaran dari mereka yang lebih dulu merasakan banyak manis-getir kehidupan.


Kamis, 29 Agustus 2013

Ini Mah Pilem Romantis!




Nuansa tahun 70an sepertinya atmosfir paling oke untuk menjajakan film-film horor terutama genre perukyahan ala barat ini. Saya saja masih ngeri kalau nonton Suzanna meski teknologi layar lebar  saat itu minim. Belum ada CGI, dsb

Sekadar menyebutkan beberapa, formula paten dari film ini adalah, tidak diumbarnya kehororan kapanpun memungkinkan, melainkan bibit-bibt kengerian dipelilhara dan dibiarkan tumbuh seperti kanker. Juga, katanya, film ini berdasarkan berkas-berkas studi kasus pasangan pengusir hantu terkenal: Ed dan Lorraine Warren, menguatkan emosi penonton  ini adalah kisah nyata. Ya, kisah nyata pengusir hantu. :D

Anyways, Lorraine, yang kini berusia 86 tahun, menjadi kuncen alur cerita film ini. Meski tidak menutup kemungkinan, ada (juga) polesan di sana sini khas Hollywood dibungkus rasa ketimuran dari sang sutradara.


Sedang, suaminya,  Ed Warren, which is saya anggap  sosok suami ideal, meninggal pada 2006 di usia 80 tahun. Ed mengajarkan, mengerem keAKUan demi pasangan adalah resep langgeng rumah tangga. 

Jadi, saya tertipu, The CONJURING itu sebenaranya film romantis. Bahwa, se'horor' apapun hidup, lebih seru jika diarungi bersama orang-orang tercinta; dengan suami, istri, anak, kakak, adik, saudara, kerabat,  dan sahabat. 

Terakhir,  saya kutip potongan percakapan kesukaan di film ini;  Ed: I cant lose you. Loraine: You wont. Lets finish it together. Demit sekelas apapun juga akan terbirit melihat kegigihan manusia seperti ini.

Senin, 22 Juli 2013

Islamisasi, Supaya Muslim Tidak Ikut-ikutan

Islamisasi di segala sendi kehidupan bukan ingin mengubah non muslim masuk Islam. Bukan pula suatu gejala fanatisme agama seperti yang dituduhkan, melainkan sebuah upaya menjadikan nilai-nilai Islam sebagai sumber dari aktivitas kehidupan manusia. “ Jadi orang Islamnya yang dibenahi. Adapun setelah itu juga bermanfaat bagi peradaban Barat,  tandas Ustadz Adnin Armas, MA dalam Seminar dan Diskusi Publik  Islam, ilmu dan Peradaban: "Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer” yang digelar di AQL Islamic Center, Jakarta (20/7/13).